Puji Kepemimpinan Tony, Erwin Disebut Sebagai Pelacur Organisasi Gapensi

Kendari, Sultrapost.ID – Pernyataan Sekertaris BPC Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Koltim, Erwin yang memuji kesuksesan Tony Herbiansyah rupanya membuat pengurus BPD naik pitam.

Erwin di anggap telah mencoreng nama baik organisasi karena pernyataannya di media beberapa waktu lalu yang dinilai sebagai bentuk dukungan kepada Tony yang merupakan bakal calon (Balon) kepala daerah.

Wakil Ketua BPD Gapensi Sultra, Azhar Malaka mengatakan apa yang di ucapkan Erwin soal kesuksesan Tony itu sama saja telah melacurkan organisasi.

“Betul kita tidak dilarang berpolitik, tapi harus profesional. Jangan organisasi di bawa ke ranah politik. Ucapan Erwin itu jelas sekali adalah bentuk dukungan dengan membawa bendera organisasi untuk kepentingan pribadinya,” ungkapnya, Jumat 11 September 2020.

Menurut dia, pujian tersebut seharusnya tidak hanya ditujukan ke pribadi Tony Herbiansyah, melainkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Koltim.

“Kalau memuji harusnya yang di sebut itu Pemda bukanya pribadi Tony. Memangnya kontribusi apa yang diberikan Tony ke Gapensi selama ini. Retensi nya teman-teman saja sampai sekarang belum di bayarkan,” ucapnya.

Tak hanya itu, Erwin juga tidak mempunyai kapasitas untuk berbicara sebagai pengurus Gapensi Koltim. Sebab masa jabatan dia sebagai Sekertaris juga di anggap kedaluwarsa.

“Masa jabatan Sekertaris Gapensi Koltim telah berakhir 2019 lalu, dan tidak layak lagi membawa jabatan sebagai Sekertaris Gapensi Koltim. Dan bodoh lagi kalau ada pejabat yang terima pernyataan itu dari pengurus yang sudah kadaluarsa,” ujarnya.

Untuk itu ia meminta kepada Erwin untuk segera menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan yang di sampaikannya, karena dengan sengaja membawa nama organisasi untuk kepentingan pribadinya.

“Erwin harus banyak belajar berorganisasi dulu. Belum paham organisasi sudah berkomentar sembarang,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.