BannerDepan

Randis Peternakan Muna Terparkir di THM, Kadis Murka

Muna, Sultrapost.ID – Kendaraan Dinas (Randis) Peternakan kabupaten Muna bernomor palat DT 7258 D terlihat terparkir disalah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di jalan La Ode Hadi  Kendari sekitar pukul 00:30 Wita, Sabtu 26 Januari 2019.

Randis itu, diketahui milik Kepala Bidang (Kabid) Pembibitan Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Muna, Elwun Harila. Peristiwa itu kini menjadi sorotan publik, pasalnya Randis yang seharusnya untuk kepentingan dinas itu malah disalah fungsikan dengan berada di THM.

Kepala Dinas Peternakan, L.M Yakub saat dikonfirmasi menuturkan bahwa dirinya sudah mengetahui peristiwa itu dan tidak menyangka kendaran yang diperuntukkan sebagai operasional kantor malah berada di THM. Sebab jika bicara aturan hal ini sangat bertentangan dengan aturan penggunaannya.

“Aneh, kok kenapa Randis berada ditempat seperti itu, apalagi sudah larut malam. Kendaran itu bukan tempatnya berada di lokasi hiburan malam,” ujarnya dengan nada kesal pada media ini pada hari Senin, 28 Januari 2019.

Untuk itu, Yakub akan memanggil Kabid Pembibitan Peternakan untuk meminta konfirmasinya terkait peristiwa itu, seperti apa pertanggung jawabannya. Karena kata dia, aneh jika mobil itu langsung terpakir di THM. Hal tersebut tentunya akan mencederai instansi yang saat ini dipimpinnya, bahkan kemungkinan biaya operasional pembibitan bisa saja terganggu.

“Saya juga baru tau jika ada Randis Peternakan yang berada di THM, setahu saya untuk kegiatan kantor belum ada dan jika benar Randis tersebut disalah gunakan maka kita akan beri sangsi,” tegasnya.

Sementara itu Kabid Pembibitan, Elwun Harila saat dikonfirmasi lewat via telponnya mengaku lalai karena sepengetahuannya Randis tersebut berada di Kendari untuk dilakukan perbaikan dan tidak tau menau jika berada di THM.

“Mobil memang ada di Kendari, tapi keberadaanya disana untuk didiko, saya sudah peringati juga agar mobil itu tidak disalah gunakan,” tandasnya.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.