RAPBD 2019 Pemkab Muna Tuntas

Muna, Sultrpost.ID – Dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna tahun 2019 resmi diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna untuk dibahas bersama sama, pada hari Jumat, 18 Januari 2019.

Penyerahan dokumen RAPBD itu diserahkan langsung oleh Sekda Muna selaku yang mewakili Bupati Muna, L.M Rusman Emba kepada Ketua DPRD, dr. Abdul Radjab Biku.

Sekda Muna, Nurdin Pamone menyebutkan, susunan belanja daerah yang tertuang dalam RAPBD mengacuh kepada Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah ( RPJMD), Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD serta prioritas dan plafon Anggaran Perubahan.

“Penyusunan RAPBD didasarkan pada tugas dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” terang calon Sekda Pemprov itu.

Lanjut Nurdin, Untuk dapat mengukur pelaksanaan anggaran maka perencanaan anggaran belanja dilakukan dengan pendekatan kinerja. Dimana, setiap alokasi biaya yang direncanakan harus dikaitkan dengan tingkat pelayanan atau hasil yang diharapkan seseuai dengan capaian sehingga kinerja pemerintah yang dapat diukur melalui evaluasi terhadap pelaksanaan APBD setiap tahunnya.

“Pembahasan RAPBD harus tuntas tanggal 19 Januari ini berdasrkan deadline waktu yang diberikan oleh Kementrian Dalam Negeri ( Kemendagri),” tuturnya.

RAPBD Muna sebesar 1,24 triliun itu proyeksinya antara lain belanja tidak langsung sebesar Rp. 777.842.737.207 terdiri dari belanja pegawai Rp. 521.726.232.300, belanja hiba Rp. 46.561.600.000, Belanja Bunga Rp. 14.220.862.383, Belanja bagi hasil dengan Pemprov dan Pemdes Rp. 953.700.000, Belanja bantuan keuangan Pemprov dan Partai Politik Rp.194.196.796.200, serta belanja tak terduga sebesar Rp.153.546.324. Termasuk pinjam Pemkab 96 M didalamnya.

Sedangkan proyeksi belanja langsung Rp. 532.989.018.056 diantaranya yaitu, belanja pegawai 50.218.174.000, belanja barang dan jasa sebesar Rp.182.490.249.690, dan belanja modal Rp. 300.280.594.366.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.