Relawan MPR Harusnya Fokus Penyemprotan di Mubar

Mubar, Sultrapost.ID– Aksi penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan relawan Masyarakat Pencinta Rajiun (Rajiun) di Kabupaten Muna mendapat sorotan dari warga Muna Barat (Mubar). Betapa tidak, selama penyebaran virus COVID-19, Pemkab Mubar belum terlihat melakukan langkah-langkah konkrit, utamanya penyemprotan cairan disinfektan di rumah-rumah warga.

Di Kecamatan Lawa misalnya. Baru satu kali dilakukan penyemprotan. Itupun hanya di pasar. Setelah itu, tidak ada lagi sampai saat ini. Warga pun semakin cemas. Pasalnya, Pemkab hanya kebanyakan melakukan sosialisasi ketimbang bukti nyata.

Asma, warga Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa mengapresiasi langkah relawan MPR yang ikut berpartisipasi dalam pencegahan pemberantasan virus C-19 di Kabupaten Muna. Namun, alangkah baiknya, mereka menuntaskan dulu di wilayah Mubar. Toh, di Muna pasti, pemerintahanya sudah melakukan langkah-langkah.

“Okelah, relawan MPR itu dari Muna semua. Tetapi, kalau mereka cinta sama Pak Rajiun sebagai Bupati Mubar, harusnya disini dulu dituntaskan. Kami juga sangat membutuhkan,” ujarnya.

Di wilayahnya sampai saat ini, hanya disediakan satu buah tower pencuci tangan yang ditempatkan di pasar. Namun, tower itu hanya pertama kali diadakan diisi air, setelah itu sampai saat ini dibiarkan kosong.

“Towernya ada, tapi airnya kosong,” sebutnya.

Sementara itu, La Ode Agus, Presedium Barisan Muda Mubar juga ikut mengapresiasi MPR yang telah membantu masyarakat Muna mencegah penyebaran C-19. Sebagai masyarakat Muna Raya, seharusnya MPR sebelum melakukan aksi penyemprotan sebaiknya melakukan koordinasi lebih dulu pada Satgas C-19. Karena hal ini menyangkut bahan kimia yang digunakan.

“Posisi di Muna saat ini beda, karena berkaitan dengan musim politik. Jadi apapun yang dilakukan kendati tujuannya untuk orang banyak, pasti dianggap sebagai strategi politik. Makanya, dibutuhkan koordinasi. Saya pikir teman-teman MPR memahami itu,” ujarnya.

Agus yang juga merupakan tokoh pemuda pejuang pemekaran Mubar itu menaruh harapan pada kedua bupati (Muna-Mubar) lebih fokus menangani daerahnya masing-masing. Pasalnya, penyebaran virus ini menjadi masalah dunia yang penangananya dibutuhkan kerja sama semua pihak, tanpa mementingkan kepentingan pribadi.

“Alangkah indahnya bila MPR mau melakukan penyemprotan gabung bersama Satgas di Muna dengan tidak membawa atribut menyangkut politik. Kasihan masyarakat. Ditengah wabah penyakit ini, kita harus menjadi penyejuk,” pintanya.

Laporan : Adm

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.