Sejak Diresmikan, Pasar Sentral Laino Masih Menyisahkan Berbagai Persoalan

Muna, Sultrapost.ID – Sejak diresmikan oleh Bupati Muna, L.M Rusman Emba pada 3 Februari lalu, rupanya gedung Pasar Sentral Laino masih menyisahkan berbagai macam persoalan.

Selain belum difungsikan, gedung tersebut menjadi langganan genangan air dikala hujan. Misalnya lantai dua, genangan air sisa hujan masih tersisah dilantai, begitu juga bangunan yang terlihat kusam seperti gedung tua.

Padahal Pemda Muna sudah mengucurkan dana yang begitu besar dalam pembangunan dan penyempurnaannya.

“Kalau genangan air ini sejak diresmikan sudah ada, mungkin karena sambungan cor beton yang tidak rapat “kata salah satu pedagang, yang tidak mau disebutkan namanya, Kamis 27 Februari 2020.

Ia juga mengatakan, deretan kios pada sambungan join beton menjadi pusat genangan air hujan. Sebab celah pada join beton membuat air hujan merembes dan masuk didalam gedung.

“Kalau hujan sehari, bisa bisa full juga air hujan, bisa jadi merembes ke kios kios lainnya,” ujarnya.

Belum lagi atap yang rusak akibat hujan disertai angin beberapa hari lalu yang dibiarkan begitu saja.

“Secepatnya harus diperbaiki, takutnya makin lama dibiarkan makin rusak,” tandasnya.

Terkait hal itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Disperindag Kabupaten Muna, belum dapat dikonfirmasi.

Laporan: Ison

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.