Sekjen SYLVA Indonesia Duga PT Manunggal Tak Punya IPPKH

Konut, Sultrapost.ID – PT Manunggal Sarana Surya Pratama (MSSP) di duga tak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawan Hutan (IPPKH) dalam melakukan aktivitas penambangannya di Kecamatan Lasolo.

Dugaan tersebut di beberkan Sekjen SYLVA Indonesia, Andriansyah Husen. Kata dia, berdasarkan berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) perusahan tersebut tidak mengantongi IPPKH dalam melakukan aktivitas penambangannya di kawasa hutan.

“Data yang kami dapatkan langsung dari KLHK, aktivitas penambangan PT MSSP di lahan seluas 284 hektarare itu belum memiliki IPPKH,” ungkapnya, Rabu 11 Desember 2019.

Kata dia, seharusnya kejahatan kehutanan menjadi PR bersama, sebab jika terus dibiarkan dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.

“Lemahnya penegakan supremasi hukum di Sultra mengakibatkan maraknya kejahatan kehutanan yang menyebabkan kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk itu Polda Sultra serta Gakkum LHK harus segera mengambil tindakan tegas, karena hak mendapatkan lingkungan yang baik adalah bagian dari pada Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami menantang Kapolda Sultra untuk mengusut dan menangkap serta memenjarakan pelaku atau yang terlibat dalam kejahatan kehutanan di Kecamatan Lasolo,” ucapnya.

Andriansyah juga mengaku akan melaporkan terkait dugaan kejahatan kehutanan PT MSSP ke pusat.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.