Selain Dugaan Ilegal Mining, PT PLM Juga Dianggap Mendatangkan Kesengsaraan Bagi Lingkungan dan Masyarakat

Bombana, Sultrapost.ID – Aktivitas penambangan emas PT Panca Logam Makmur (PLM) rupanya tidak hanya di duga ilegal, melainkan juga menimbulkan dampak kerusakan lingkungan di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana.

Hal itu diketahui setelah Fron Masyarakat Wumbubangka Bersatu (FMWB) Bombana, melakukan demonstrasi di Kantor PT PLM, Kamis 12 Desember 2019.

Koordinator FMWB Bombana, Abd. Sabri mengatakan sejak perusahaan tersebut kembali mengeruk logam mulia di wilayah mereka, masyarakat sekitar banyak mengalami kesengsaraan baik dari segi lingkungan hingga sosial.

“Aktivitas perusahaan banyak mendatangkan kesengsaraan bagi masyarakat, mulai dari kerusakan lingkungan hingga kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Disebutkannya, sejak perusahaan tersebut kembali beraktivitas pemukiman warga kini dikepung debu yang semakin memprihatinkan. Selain itu saluran irigasi yang menjadi sumber air persawahan masyarakat rusak dan tak bisa difungsikan.

“Sumber air bersih juga rusak,
terkhusus di masyarakat Dusun 3 Wumbubangka. Belum lagi aktivitasnya menggunakan bahan berbahaya (Merkuri),” sebutnya.

Sedangkan dari segi sosial lanjutnya, perusahaan dianggap tidak berpihak kepada masyarakat dalam melakukan perekrutan tenaga kerja. Bagaimana tidak, masyarakat di sekitar tambang tak satupun dipekerjakan oleh perusahaan.

“Perekrutan karyawan perusahaan yang berasal dari luar, tanpa seorang pun yang berasal dari Desa Wumbubangka, kemudian aturan perusahaan yang diterapkan terhadap mitra yang sangat memberatkan dan terkesan semena-mena. Untuk bermitra masyarakat harus membayar kepada perusahaan sebesar Rp 120 juta. Belum lagi CSR-nya terhadap masyarakat tidak ada,” ucapnya.

Untuk itu, ia bersama masyarakat meminta pihak perusahaan untuk segera melakukan perbaikan terhadap dampak negatif terhadap lingkungan serta memihak kepada masyarakat.

Hingga berita ini terbit, pihak perusahaan melalui Linda yang dikonfirmasi melalui via Whatsapp-nya Enggan memberi jawaban.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.