BannerDepan

Selain Menambang di Luar IUP, PT PS Juga Rambah Kawasan Hutan Tanpa IPPKH

 

Konut, Sultrapost.ID – PT Pernick Sultra (PS) diduga masih melakukan aktivitas pertambangan dengan merambah kawasan hutan produksi terbatas tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dan di luar Izin Usaha Pertambangan (IUP) miliknya di Desa Waturambaha, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Halbtersebut di sampaikan oleh Ketua Konsorsium Aktivis Pemerhati Investasi Hutan dan Lingkungan (KAPITAL) Sultra, Yayat Nurcholid. Kata dia, pihaknya masih menemukan adanya aktivitas penambangan PT PS.

“Belum lama ini kami melakukan investigasi persoalan aktivitas penambangan PT Pernick Sultra, hasilnya kami menduga kalau perusahaan tersebut masih melakukan aktivitas di luar batas IUP dan tanpa IPPKH,” ungkapnya, Minggu 16 Januari 2021.

Pengurus LSM LIRA Provinsi ini juga menegaskan, dengan adanya temuan itu pihaknya akan segera membuat laporan ke Gakkum LHK RI.

“Selama ini PT PS masih leluasa menambang di luar batas IUP-nya, padahal mereka tau kalau itu pelanggaran hukum dan ancamannya adalah denda dan pidana, tapi mereka masih saja melakukannya. Untuk itu kita liat saja nanti, kalau data-datanya sudah lengkap kita akan segera berangkat ke Jakarta untuk melaporkan PT PS di Gakkum LHK dan Mabes Polri,” tegasnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.