BannerDepan

Seleksi CPNS di Muna Diduga Ada Rekayasa

Muna, Sultrapost.Id – Pengumuman perankingan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) oleh pihak BKPSDM Kabupaten Muna terus menjadi sorotan publik dan diduga ada rekayasa.

Mengapa tidak, hasil pengumuman berbeda yang dikeluarkan oleh pihak BKPSDM Muna dengan daerah-daerah lain yang seharusnya ditentukan sesuai hasil Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yakni terlampir unit kerja, formasi, jabatan.

Namun kenyataannya terjadi cuman nama, nilai dan keterangan yang dilampirkan dengan dahlil agar para pelamar tidak kesulitan dalam melakukan pencarian nama peserta.

Ketua Koalisi Masyarakat Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara, (KMPH-Sultra) Amir Saban SP dalam menanggapi hal itu, menegaskan mosi tidak percaya oleh BKPSDM Muna dan Mendesak Bupati Muna L.M Rusman Emba untuk segera memerintahkan kepada pihak terkait agar mengumumkan hasil perankingan sesuai dengan format yang di keluarkan oleh pihak Panselnas demi menjaga citra pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Dari hasil penelusuran yang kami dapatkan ada beberapa peserta yang nilainya itu sudah terotak atik misalnya skornya yang dikurangi dan di tambahkan, sehingga hasil pengumuman tersebut tidak bisa dijamin kemurniannya dan kami anggap penuh dengan rekayasa,” ungkap Amir Minggu 3 November 2018.

Pria yang sering menebar senyum ini menambahkan, dengan hasil pengumuman ini kuat dugaan telah terjadi kejanggalan karena pihak panselda tidak mengumumkan hasil perankingan secara transparan berdasarkan format panselnas.

“Jelas dong ini ada kejanggalan, kan berbeda dengan daerah lain yang menampilkan hasil pengumuman sesuai yang yang dilampirkan oleh Panselnas, malah panselda Muna mengumumkannya berdasarkan editan yakni sesuai abjad, nilai SKD dan jalur formasi. Artinya  kinerja BKD perlu diragukan karena anggaran yang begitu besar dkeluarkan oleh daerah justru melahirkan polemik dan jika ada oknum oknum yang terlibat dalam kecurangan itu dapat dipidana,” tutupnya.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.