Serius Tangani Covid19, Satgas Perketat Penjagaan Disepuluh Pintu Masuk

Bombana, Sultrapost.ID – Hingga tanggal 6 April 2020, jumlah ODP di Kabupaten Bombana berjumlah 22 orang, sedangkan PDP, positif Covid-19, dan OTG kosong.

“Selesai pemantauan 257 orang,” kata Heryanto, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, saat dikonfirmasi, kemarin.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menangani dan memutus rantai penyebaran wabah ini, Satgas memperkatat penjagaan disepuluh pintu masuk di Kabupaten Bombana.

Kesepuluh pintu itu adalah di Kecamatan Lantari Jaya tepatnya di Gerbang Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai dari arah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Gerbang masuk di Desa Toari Kecamatan Poleang Barat dari arah Kabupaten Kolaka.

Kemudian, pelabuhan Boepinang kecamatan Poleang, Pelabuhan di Kecamatan Poleang Timur, Pelabuhan Kasipute, dan Pelabuhan Feri di Kecamatan Rumbia Tengah.

Selanjutnya, Pelabuhan diwilayah Kecamatan Kabaena Timur, Pelabuhan Batuawu Kecamatan Kabaena Selatan, Pelabuhan Sikeli Kecamatan Kabaena Barat, dan Pelabuhan Pising Kecamatan Kabaena Utara.

“Dua pintu darat dan delapan pintu laut,” sambung Heryanto.

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini menjelaskan, dimasing masing pintu masuk telah ada tim yang melakukan penjagaan.

“Dengan SOP, pertama pemeriksaaan suhu tubuh, kemudian Disinfectan lalu di arahkan untuk cuci tangan, dilanjutkan dengan pendataan yang langsung terkoneksi di aplikasi sistem online pendataan orang masuk,” ucapnya.

“Nantinya akan terkoneksi dan langsung dikirim ke Satgas yang ada di Desa Desa untuk dilakukan pemantauan selanjutnya,” sambung Heryanto.

Lebih lanjut mantan anggota DPRD Bombana ini menambahkan, terkait dengan Alat Pelindung Diri (APD), pihaknya juga telah memfasilitasi sembilan Puskesmas dipintu masuk yang dimaksud, selain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bombana.

Laporan: Adi

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.