Sinergi Kepolisian dan Pemda Dapat Meningkatkan Kamtibmas

Muna, Sultrapost.ID – Tingkat Kasus Hukum dan Kriminal (Hukrim) diwilayah Kepolisian Sektor (Polsek) Katobu kabupaten Muna mengalami penurunan secara signifikan. Penurunannya dapat dilihat dari kasus yang terjadi. Pada tahun 2017 terjadi 198 kasus, sedangkan ditahun 2018, 76 kasus.

Wilayah hukum Polsek Katobu sendiri meliputi empat kecamatan yakni, kecamatan Bata Laiworu, Katobu, Duruka serta Lohia. Empat kecmatan ini membawahi 12 kelurahan dan 20 desa, dengan memiliki 46.479 jiwa.

Untuk itu, Polsek Katobu yang dinahkodai oleh Iptu Hamka, dalam meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para camat, lurah dan Kepala Desa (Kades) yang ada dalam wilayah hukumnya. Tujuannya untuk mengindentifikasi serta memetakan seluruh kejadian yang berpotensi konflik di wilayah tersebut, jelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, bulan April mendatang.

“Pada dasarnya keributan sampai jatuhnya korban itu dipicu karena adanya ketersinggungan pemuda saat kegiatan acara hiburan malam seperti acara lulo, apa lagi sudah terpengaruh Minuman Keras (Miras),” ujar Kapolres Muna, Agung Ramos Paretongan Sinaga saat memimpin Rakor didampingi Kasat Intelkam Polres Muna, Iptu Kaharuddin Kaendo dan Kapolsek Katobu Iptu. Hamka, Rabu,30 Januari 2019.

Menurutnya, dalam menghadapi pemilu ini, perlu sinergitas antara Pemerintah Daerah (Pemda), hal ini pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa guna menstabilkan kondisi, terkhusus wilayah yang rawan terjadi konflik.

“Setiap kegiatan masyarakat seperti menggelar hajatan yang dirangkaikan acara lulo harus memiliki izin,” pungkasnya.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.