BannerDepan

SMW Duga PT BMI Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin di Block Morombo

 

Kendari, Sultrapost.ID – Aktivitas pertambangan PT Bintang Mining Indonesia (BMI) di Block Morombo, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut) kini menjadi sorotan dari Sultra Mining Watch (SMW).

Pasalnya, perusahan tersebut menggarap di dalam kawasan hutan lindung tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Ketua Umum SMW, Muh Iksan mengatakan PT BMI sepertinya mempertimbangkan kondisi biodiversity dalam kawasan tersebut, sebab menorobos kawasan hutan lindungu tanpa IPPKH.

“Sultra ini memiliki kekayaan Biodiversity yang sangat tinggi ada beberapa spesies kunci yang harus di jaga oleh perusaahan untuk menjaga kelestarian ekosistem pada wilayah tersebut, apabila di biarkan maka kondisi ekosistem dan lingkungan pada wilayah tersebut akan rusak total,” jelasnya, Minggu 4 September 2022.

Mantan Sekertaris SYLVA Indonesia itu juga mengaku heran dengan perusaaan tersebut yang seakan kebal dengan hukum. Sebab, PT BMI masih leluasa melakukan aktivitasnya meski beberapa kali Tim gabungan melakukan operasi di wilayah Block Morombo.

“Sama sekali tak tersentuh oleh aparat penegak hukum. Padahal, PT. BMI ini sudah lama melakukan aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung tanpa IPPKH,” terangnya

Untuk pihaknya akan mendesak pihak-pihak terkait agar segera mendindak tegas PT BMI. Ia bahkan mengaku telah melakukan konsolidasi untuk melaporkan perusaha tersebut.

“Kami sudah melakukan konsolidasi untuk melakukan aksi dan membawa laporan ke Kejagung, KLHK serta Mabes Polri. Karena yang namanya kejahatan kehutanan atau lingkungan kami tidak akan biarkan. Jadi kami minta pihak terkait untuk mendindak tegas pimpinan PT BMI atas dugaan kejahatan kehutanan dan lingkungan,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.