Soal Kondisi Gedung DPRD Mubar, Aisyah Sebut Fasilitas Mewah Bukan Ukuran Kinerja

Muna, Sultrapost.ID – Anggota DPRD Kabupaten Muna Barat (Mubar), Nur Aisyah Ilyas berharap agar kondisi bagunan gedung DPRD tidak perlu di persoalkan, sebab hal tersebut biasa terjadi kepada seluruh daerah otonomi baru.

“Apalagi Mubar ini baru memasuki usia 6 tahun stelah mekar dari induknya, Kabupaten Muna,” ungkapnya, Rabu 1 Juli 2020.

Dirinya tak menampik dengan kondisi bangunan sederhana eks gedung Taman Kanak-kanak (TK) yang sudah termakan usia itu. Meski begitu, gedung tersebut sudah banyak berkontribusi melahirkan beberapa perda dalam menggenjot pertumbuhan sumber-sumber pendapatan bagi Muna Barat.

“Sudah beberapa perda yang lahir digedung sederhana itu dalam mendukung percepatan pembangunan salah satunya perda RTRW Kab. Muna Barat dan dari sisi sumber-sumber pendapatan untuk Bumi Laworo,” ujarnya.

Selain itu diusianya yang masi terbilang muda dengan fasilitas sederhana kini sudah banyak melahirkan prestasi, salah satunya Pemda meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI empat kali berturut-turut. Hal itu mebuktikan DPRD dan pemerintah sejalan, dimana DPRD dalam hal ini melaksanakan dengan baik fungsi Pengawasannya, Pembahasan dan Pelaksanaan APBD Kabupaten selalu tepat waktu.

“DPRD bersama Pemda terus sejalan dan berkomitmen dalam memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat, perbaikan pertumbuhan ekonomi dalam hal  pembangunan infrastruktur dasar mulai dari pembangunan Jalan, Jembatan, Irigasi, Bantuan modal usaha kecil dan menengah, Air bersih, listrik, Pendidikan, Pariwisata, dan lain-lain ketimbang memiliki gedung dan fasilitas mewah lainnya,” terangnya

“Biar juga memiliki kantor dan fasilitas lainnya yang serba mewah tetapi pembangunan yang pro rakyat tidak ada,”imbuhnya.

Politisi asal Nasdem itu menambahkan, bahwa untuk renovasi gedung DPRD sudah dianggarkan dalam APBD 2020 ini, hanya saja adanya musibah covid-19 sehingga pelaksanannya terhalang.

“Dan kami sadar bahwa kepentingan masyarakat lebih harus di utamakan ketimbang renovasi kantor kami. Karena fasilitas gedung mewah bukanlah sebuah ukuran dalam menjamin hasil kinerja sebuah lembaga, tetapi bagaimana merealisasikan amanah rakyat,” tandasnya.

Laporan : Ison
Editor : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.