Soal Pelabuhan Feri Dongkala,Tiga Anggota DPRD Bombana Sambangi Dishub Sultra

Kendari, Sultrapost.id – Kondisi Pelabuhan Feri Dongkala, di kelurahan Dongkala, kecamatan Kabaena Timur, kabupaten Bombana, sampai saat masih terlihat cukup memprihatinkan, rupanya menjadi perhatian serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Amiadin bersama dua anggota DPRD yakni, Syukur dan Mansyur Lababa yang di dampingi oleh staf Ahlinya, Andri Ananta pun, menyambangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi, Rabu 29 Agustus 2018.

Kedatangan tiga anggota DPRD Bombana itu, guna mengkonsultasikan persoalan kondisi Pelabuhan, yang dianggap kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Kepada Kepala Seksi Pembangunan Pelabuhan Dishub Sultra, Irwandi Yusuf, Wakil Ketua DPRD Bombana, Amiadin meminta agar pelabuhan dongkala dapat segera di perbaiki.

“Pelabuhan itu sangat urgen karena merupakan pusat penyeberangan kapal menuju pulau Kabaena. Sehingga saya berharap agar pelabuhan feri dongkala bisa segera di perbaiki,” jelasnya.

Selain meminta pelabuhan tersebut di perbaiki, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bombana itu, juga meminta agar fasilitas berupa penerangan di pelabuhan tersebut di adakan.

Sebab, beberapa peristiwa kecelakaan yang pernah terjadi nyaris menelan korban jiwa. Sebab, selain kindisi jembatan yang yang rusak, penerangan di pelabuhan itu juga tidak ada.

“Ada calon penumpang yang pernah terperosok jatuh sampai harus di rawat ke rumah sakit, karena mengalami luka dan patah tulang. Ini akibat kerusakan jembatan dan tidak adanya penerangan di pelabuhan itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan Pelabuhan Dishub Sultra, Irwandi Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan anggaran perbaikan pelabuhan feri dongkala.

“Memang disana itu ada sedikit kerusakan, dan itu sudah mulai kita benahi secara perlahan. Kita tetap perhatikan, hanya memang dana proyek itu kan tidak langsung ada, harus kita anggarkan dulu, desainnya seperti apa. Nah itu yang kita alokasikan di anggaran perubahan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, meski dana yang di usulkan untuk pengalokasian perbaikan pelabuhan feri itu di anggaran perubahan ini tidak banyak, namun aktivitas di pelabuhan tersebut bisa kembali berjalan seperti biasa.

“Memang tidak banyak, yang penting aktivitas pelabuhan bisa kembali berjalan, sampai kita akukan rehap total,” tutupnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.