Soal Penolakan Alfamidi dan Alfamart, Komitmen DPRD Bombana Dipertanyakan

Bombana, Sultrapost.ID – Solidaritas pedagang Kabupaten Bombana yang tergabung dalam Solidaritas Pedagang Anak Negeri (Sopan) meminta kepada DPRD Bombana agar konsisten dalam perjuangan menolak masuknya Alfamart dan Alfamidi di wilayah itu.

Presidium Sopan Kabupaten Bombana, Agustamin Saleko mengaku akan menakar sejauh mana peran dan nilai komiten yang pernah dilontarkan oleh para wakil rakyat Bombana itu.

“Sebelumnya kan, mereka sudah sampaikan ke kami, bahwa akan meninjau persaoalan ini. Tapi nyatanya hari ini, belum juga ada kiat atau respon satupun untuk itu. Jangan jangan sudah masuk angin” kesal Agustamin, Minggu 28 Juni 2020.

Sebelumnya, Komunitas Sopan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Bombana tiga pekan lalu. Mereka meminta DPRD agar menolak masuknya Alfamart dan Alfamidi untuk buka cabang di wilayah Bombana.

Alasan penolakan yakni masuknya pengusaha Alfamart dan Alfamidi dapat membunuh pelan-pelan sejumlah pedagang kecil yang ada di kabupaten Bombana.

“Aneh ya..? Sampai saat ini Dewan belum juga lakukan apa apa atas jeritan warganya itu. Padahal mereka sudah berjanji sebelumnya,” tukas Agustamin.

Ketua KNPI Bombana ini menegaskan Dewan minimalnya sudah harus melakukan langkah seperti Rapat Dengar pendapat (RDP) dengan memanggil pihak yang terkait.

Misalnya, memanggil Dinas Perizinan (DPMPTSP), Dinas perdagangan (Perindakop) Bombana hingga pihak Alfamart dan alfamidi.

“Tapi upaya itu belum juga dilakukan oleh Dewan. Ini yang jadi tanyaan. Ada apa, ini” heran Agustamin

Kesal akan sikap DPRD Bombana, Solidaritas Sopan, kata Agustami akan kembali melakukan aksi unjuk rasa pada Senin 29 Juni 2020 dengan menghadirkan jumlah massa yang lebih banyak lagi.

“Alhamdulillah sampai saat ini, kami masih komitmen dengan apa yang menjadi keluhan para pedagang lokal Bombana.” cetusnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.