Soal Pinjaman Rp 300 M, DPRD dan Pemda Bombana Sepakati Pinjaman Jangka Panjang

Bombana, Sultrapost.id – Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupatem Bombana, kembali menggelar rapat pembahasan terkait rencana pinjaman Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana sebesar Rp 300 Miliar.

Kali ini agenda rapat yang berlangsung di ruang rapat kerja DPRD Bombana, Senin 16 Juli 2018 itu, membahas soal jenis pinjaman yang akan di gunakan oleh pemda dalam mengajukan rencana pinjaman tersebut.

Sekertaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bombana, Doddy A Muchlisi menawarkan dua jenis pinjaman yakni, pinjaman jangka menegah dan jangka panjang.

“Pada rapat yang lalu, kita kan sudah menyepakati bersama terkait besaran pinjaman Rp 300 miliar dan rencana kegunaannya. Nah kali ini yang paling penting lagi soal jenis pinjamannya. Karena ini mengikat masalah waktu pengembalian dan juga beban pengembalian kita,” ungkapnya.

Kata dia, perlunya kesepakatan antara pemda dan DPRD terkait jenis pinjaman apa yang akan di gunakan pemda dalam mengajukan pinjaman itu nantinya, adalah untuk mengurangi beban daerah dalam pengembalian pinjaman.

“Dari dua opsi jenis pinjaman itu, tetap yang lebih ringan itu jangka panjang. Karena dia dilihat dari beban tahunan, hanya 60 bulan saja. Apa lagi dalam aturannya tidak dibatasi oleh masa jabatan bupati. Berbeda dengan jangka menengah, dia dibatasi oleh masa jabatan bupati,” pungkasnya.

Pantauan Sultrapost.com, DPRD Bombana bersama pemda akhirnya menyepakati jenis pinjaman jangka panjang.

“Kita tentunya memilih jangka panjang, sebab selain dapat mengurangi beban pengembalian, sayaratnya juga tidak dibatsi oleh masa jabatan bupati. Besok kita akan paripurnakan,” ucap Ketua DPRD Bombana, Andi Firman.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.