Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Bombana di Nilai Tidak Efektif

Bombana, Sultrapost.ID – Sosialisasi Pencegahan Covid-19 yang di selenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Bombana, di nilai tidak efektif.

Para peserta yang terdiri dari Kepala Desa dan Camat menganggap narasumber yang di hadirkan oleh penyelenggara tidak bisa memberikan penjelasan secara rinci terhadap virus berbahaya tersebut.

Kepala Desa Mualeno, H Suhelmi mengatakan dr. Wahyudi seharusnya bertindak sebagai narasumber yang berkompeten dalam membawakan materi tentang virus berbahaya itu, bukan malah seperti seorang guru yang membacakan buku panduan kepada para peserta.

“Saya anggap materinya tidak nyambung, kurang cepat tanggap dalam menjelasian perihal virus berbahaya itu. Dia hanya menjelaskan sebuah jurnal dalam tayangan slaid, yang ada persis seorang guru yang sedang mengajar di sekolah,” ungkapnya.

Padahal kata dia, jurnal tersebut seharusnya hanya di jadikan panduan, selebihnya adalah menjelaskan secara detail dan gamblang kepada para peserta sekaligus memberikan contoh kongkrit dalam pencegahannya.

“Bukan letter Book begitu. Apalagi dengan mamutar vidio artis yang didampingi seorang dokter yang sedang menjelaskan tentang virus mematikan ini. Kalau hanya vidio tinggal beritahu saja kami para Kades bahwa silahkan buka youtube judulnya ini, itu lebih simple dan tidak memakan waktu percuma,” ujarnya.

Untuk itu dirinya berharap agar kedepannya para penyelenggara kegiatan dapat menghadirkan narasumber yang memahami materi yang di berikan.

“Harapan saya kedepannya, penyelenggara dapat menghadirkan pemateri yang mumpuni dan benar-benar mengerti masalah. Istilah kerennya yang cepat dan tanggap. Bagaimana mau cepat apalagi tanggap kalo tdk kompeten,” pungkasnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.