SPBU Mangga Kuning, Terkesan Melegalkan Pengisian BBM Pakai Jerigen dan Tangki Rakitan

Muna, Sultrapost.Id – Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Haji Satria yang terletak di Kelurahan Mangga Kuning terlihat didominasi oleh jerigen dan tangki rakitan.

Berdasarkan pantauan awak media Sultrapost.Id, pada Selasa, 20 November 2018 banyak terlihat tumpukan jerigen yang berisikan BBM jenis bensin dan solar pada muatan mobil yang bebaris diluar SPBU, bahkan mereka tidak segan segan melakukan aktivitas bongkar muat dihalaman Kantor Kelurahan Mangga Kuning.

Sementara itu untuk pengisian BBM jenis solar bagi kendaraan umum dibatasi seperti mobil truk yang diisi hanya sebatas Rp 200 ribu. Hal itu berbanding terbalik dengan kendaraan yang mengangkut jerigen dan tangki rakitan, yang menggunakan nosel khusus. Padahal ini sudah sangat merugikan para pemilik kendaraan lain yang berjam jam mengantri.

BBM jenis solar ini banyak diburu karena dianggap nilai jualnya tinggi, di SPBU untuk jerigen 20 liter harganya sebesar kurang lebih 100 ribu rupiah, sedangkan saat dijual diluar SPBU, para penampung ini dapat meraih keuntungan sampai 60 hingga 70 ribu rupiah, dengan nilai jual di kisaran 160 ribu sampai 170 ribu.

Untuk itu, pihak SPBU terkesan melegalkan pengisian jerigen dan tangki rakitan tersebut, terbukti tidak ada tindakan yang dilakukan.

Diduga kuat ada permainan dari pihak SPBU dengan para pengisi pengguna jerigen ataupun tangki rakitan, karena hal ini juga didukung oleh para karyawan yang memegang nosel, yang terlihat semangat mengisi jerigen dan tangki rakitan tersebut.

Sayangnya, saat mau dikonfirmasi, tidak satupun pihak/karyawan SPBU yang mau memberikan keterangan terkait hal itu.

Penulis: Ison

Ruangan komen telah ditutup.