BannerDepan

Syahbandar Lapuko Diminta Segera Hentikan Sementara Tersus Milik PT WIN

Kendari, Sultrapost.ID – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sultra meminta kepada Syahbandar Lapuko, untuk segera menghentikan aktivitas Terminal Khusus (Tersusu) milik PT WIN di Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Pasalanya, saat ini pihaknya tengah mendalami kelayakan Tersus milik perusahaan tambang tersebut karena diduga tidak memenuhi syarat untuk beroperasi.

Ketua Bidang (Kabid) Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) Badko HMI Sultra, Muh Andriansyah Husen mengataka klasifikasi Tersus/Tuks telah di tuangkan melalui peraturan menteri perhubungan, sehingga menurutnya PT WIN tidak memenuhi syarat jika mengacu pada peraturan tersebut

“Ini masalah persyaratan administrasi, sebab di Permenhub telah di tentukan beberapa dokumen persyaratan dan kami duga itu tidak di miliki PT WIN,” ungkapnya, Jumat 5 Januari 2024.

Lanjutnya, tidak hanya soal dokumen, secara fisik Tersus milik PT WIN juga menunjukkan ketidak sesuaian

“Tersusnya saja ketika kita lihat secara fisik maka sangat terang adanya kekurangan fasilitas disitu, jadi ya dugaan kami sangat kuat,” ucapnya.

Mantan Ketua Mahasiswa Kehutanan se-Indonesia atau Sekjend Sylva ini meminta kepada Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) untuk seger menghentikan sementara segala aktivitas di Tersus PT WIN.

“Kami harap Syahbandar tidak main-main, jangan ada penerbitan dokumen apapun untuk melegalkan aktivitas disana sebelum mereka memenuhi persyaratan administrasi dan teknis sebagaimana peraturan Menteri,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Binggo ini bahkan akan melaporkan Syahbandar ke Kementrian Pergubungan (Kemenhub) jika tetap memberikan dokumen izin sandar, olah gerak, dan surat perintah berlayar (SPB)

“Kami akan lapor syahbandar jika tetap memberikan dokumen sandar, olah gerak dan SPB,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.