Tafdil Pastikan PT JBM Bakal Jadi Suplemen Peningkatan Ekonomi di Bombana

Bombana, Sultrapost.ID – Keberadaan PT Jhonlin Batu Mandiri (JBM) rupanya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bombana.

Pasalnya, pabrik gula terbesar di Indonesia Timur dengan kapasitas 12 ribu Ton Cane Day (TDC) yang sebentar lagi akan beroperasi itu, di pastikan akan menjadi suplemen peningkatan ekonomi di Bombana.

Hal tersebut di ungkapkan Bupati Bombana, H Tafdil, Selasa 9 Juni 2020. Kata dia, keberadaan pabrik terbesar itu akan menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi di Bombana.

“Ini moment berharga untuk Kabupaten Bombana, pembangunan pabrik dengan kapasitas belasan ribu ton itu bakal menjadi suplemen peningkatan ekonomi di daerah kita. Olehnya itu kami sangat merespon dan allhamdulillah pembangunannya saat ini hampir rampung,” ungkapnya.

Selain bakal menjadi suplemen peningkatan ekonomi, PT JBM juga akan membuka pintu lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Karena dengan kapasitas pabrik yang sangat besar tentunya membutuhkan tenaga kerja yang juga sangat besar.

“Saat pembangunan pabrik saja sudah banyak tenaga kerja lokal yang diserap apalagi jika beroprasi nanti,” ujarnya.

Lanjut Bupati dua periode itu, bahkan dirinya memprediksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemda Bombana, akan meningkat hingga 100 persen jika pebrik gula tersebut sudah berjalan.

“Saat ini saja masih dalam tahap pembangunan puluhan miliar PAD yang di berikan oleh PT JBM, apalagi kalau sudah beroprasi. Olehnya itu sesuai atensi Presiden untuk membuka pintu lebar-lebar untuk investasi didaerah ini sudah kita lakukan dan hasilnya sangat dirasakan,” katanya.

Ditempat terpisah Direktur Utama PT JBM, Arif yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Pabrik Gula yang beroprasi di Kecamatan Lantari Jaya itu memiliki produksi 12.000 TDC. Dengan teknologi canggih yang didukung dengan utomatisasi sehingga mampu menghasilkan produksi dengan Incusma dibawah 100 UI dan total Losis dibawan 1,8 Pol Gula.

” Dengan kapasitas produksi sebesar itu, kami berkomitmen akan bisa memenuhi kuota Gula Indonesia Timur dengan harga dibawah HET sehingga masyarakat mampy menikmati gula dengan harga yang wajar. Keberadaan pabrik juga ini akan meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat lokal,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.