BannerDepan

Terbukti Cacat Prosedur, PN Kendari Bebaskan Direktur PT Toshida Dari Status Tersangka

Kendari, Sultrapost.ID – Direktur PT Toshida, La Ode Sinarwan Ode akhirnya bisa bernapas lega setelah statusnya sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi pertambangan dinyatakan tidak sah oleh hakim Pengadilan Tinggi (PN) Kendari, dalam sidang putusan praperadilan, Selasa 27 Juli 2021.

Tim Kuasa Hukum, Safril Partang mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi putusan hakim yang telah mengabulkan praperadilan kliennya.

“Dari awal memang kami sudah mempelajari kronologis kasus yang disangkakan kepada klien kami, dan kami menduga proses kasus ini sudah tidak prosedural dan melanggar kuhap,” ungkapnya.

Lanjutnya, sejak awal pihaknya menduga ada kesalahan prosedural dalam proses penangan kasus oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Sebab ada beberapa yang dianggap tidak sesuai, seperti penetapan status DPO, pencekalan hingga penetapan Tersangka.

“Klien kami tidak pernah menerima surat panggilan dari Kejati, harusnya surat panggilan diterima langsung oleh LSO, kemudian penetapan status DPO dan Pencekalan seharusnya menunggu putusan dari Praperadilan sebab kami sudah mengajukan Praperadilan,” tuturnya.

Lanjut, Safril menjelaskan kasus yang disangkakan kepada LSO merupakan perkara dugaan korupsi, artinya tindak pidana khusus yang membutuhkan adanya hasil Audit dari Badan atau instansi yang   berkompeten.

“Inikan perkara dugaan korupsi, yang artinya perkara khusus, aturannya harus ada hasil audit semisal dari BPK. Ini tidak ada,” jelasnya.

Abdul Lukman Hakim yang juga Kuasa Hukum menambahkan, hasil auduit mengenai kerugian negara pun tidak bisa di buktikan oleh pihak kejaksaan.

“Dengan adanya putusan ini, maka semua yang berkaitan dengan pak LSO, itu tidak dilanjutkan prosesnya hukumnya, dibebaskan dari status DPO, Pencekalan, dan penetapan tersangka,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas PN Kendari Klik Trimargo membenarkan bahwa PN Kendari mengabulkan praperadilan oleh LSO.

“Permohonan praperadilan LSO di kabulkan oleh Hakim, karena surat panggilan untuk LSO tidak sah, akibatnya penetapan Tersangka untuk LSO menjadi tidak sah,” ujar Klik Trimargo

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.