Tiga Kali Berganti Kapolres, Dugaan Korupsi DD Desa Sambasule Tak Kunjung Tuntas

Konut, Sultrapost.ID – Tiga kali sudah Kapolres Konawe berganti, namun kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) serta pemalsuan tanda tangan oleh Kepala Desa Sambasule, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara (Konut) belum juga di tuntaskan.

Oschar Sumardin menuturkan sejak 3 Juli 2019 lalu dirinya telah melaporkan dugaan korupsi DD tahun anggaran 2017 dan 2018 dan dugaan pemalsuanntanda tangan di Polres Konawe, namun sampai detik ini kasus tersebut tak kunjung terselesaikan.

“Kami sangat menyayangkan dengan lambatnya penanganan kasus korupsi tersebut. Padahal ini merupakan tindak pidana korupsi yang merugikan Negara,” ungkapnya, Jumat 28 Februari 2019.

Disebutkannya, saat itu pihaknya tidak hanya melaporkan dugaan korupsi DD, melainkan juga dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Kepala Desa Sambasule

“Kasus ini tentunya tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karen akan menambah mosi ketidak percayaan masyarakat terhadap Kepolisian serta dapat mencoreng institusi itu sendiri,” ucapnya.

Oleh karena itu dirinya mendesak Kapolres Konawe untuk segera menetapkan tersangka atas dugaan kasus Korupsi DD serta dugaan pemalsuan tanda tangan TPK yang diduga kuat dilakukan oleh Kepala Desa Sambasule.

“Apabila kasus tersebut tidak segera diselesaikan maka kami bersama masyarakat Desa Sambasule akan melakukan aksi demonstrasi dengan jumlah masa yang besar. Kami akan mendesak Kapolda Sultra untuk mencopot Kapolres Konawe sekarang juga, karena kami anggap tidak mampu menangani kasus dugaan korupsi di Desa,” tegas Mahasiswa Pasca Sarjana UHO itu.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.