BannerDepan

Tindak Lanjut Reklamasi Laut Motewe, Dewan akan Bentuk Pansus

Muna, Sultrapost.Id – Sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna yang tidak mengindahkan rekomendasi DPRD terkait penghentian pekerjaan mega proyek reklamasi laut di kawasan Motewe, membuat dewan Muna geram.

Sebagai Lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, Dewan terus melakukan langkah langkah kongkrit, diantaranya rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna menindaklanjuti sikap Pemkab Muna yang terkesan acuh atas rekomendasi yang mereka keluarkan.

Rencananya, sebelum dilakukan pembentukan Pansus, dewan terlebih dahulu akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memastikan kelengkapan dokumen proyek yang menelan biaya puluhan milyar itu.

“Kami akan memanggil sekali lagi Dinas PUPR untuk meminta diperlihatkan kelengkapan dokumen Amdalnya. Kalau mereka bilang ada, kami akan buatkan berita acaranya,” kata Abdul Radjab Biku, Ketua DPRD Muna, Rabu tanggal 21 November 2019.

Namun dewan juga tidak akan serta merta mempercayai adanya dokumen lingkungan itu. Untuk membuktikannya dewan akan menindaklanjutinya dengan pembentukan Pansus, karena persoalan tersebut telah dianggap berlarut larut dan sudah menjadi sorotan publik.

Padahal lebih awal, sejak tahun 2017 silam, dewan sudah pernah mengingatkan agar dokumen Amdal atas mega proyek itu dilengkapi. Namun, tidak dilakukan hingga saat ini.

Ia menambahkan, sebagai lembaga yang menyetujui anggaran tersebut, dewan tidak mau nantinya ikut dibawa bawa ketika terjadi masalah hukum, karena sikap Pemkab yang tidak melengkapi dokumen lingkungan.

“Tentang pembentukan Pansus, seluruh komisi sudah sepakat. Insya Allah usai hearing, akan dibentuk, ” tandasnya.

Penulis: Ison

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.