BannerDepan

Utamakan Kesehatan Warganya, Pemdes Mapila Alihkan Anggaran Penyediaan Ambulance Laut ke Peralatan Kesehatan

Bombana, Sultrapost.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Mapila, Kecamatan Kabaena Utara terpaksa harus mengurungkan niat untuk menyediakan ambulance laut tahun ini, karena anggaranya harus dialihkan untuk membenahi Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).

Perubahan perencanaan penggunaan Dana Desa (DD) di tahun 2018 ini dilakukan, lantaran tak ingin peristiwa kematian bayi yang terjadi di Desa Wumbulasa terjadi pula di wilayahnya, kerena telat mendapatkan penanganan medis. Sebab letak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di desa itu sangat jauh.

Kepada awak Sultrapost.id, Kepala Desa (Kades) Mapila, Sudirman, mengatakan pembenahan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang ada di desanya, kini menjadi prioritas. Sehingga itu program perencanaan penggunaan DD yang awalnya untuk penyediaan ambulance laut di tahun ini harus dialihkannya.

“Perencanaan awal adalah penyediaan ambulance laut, tapi karena kesahatan ini lebih penting, makanya kita lakuka pembenahan di Poskesdes. Nah anggaran yang kami gunakan itu sebesar Rp 60 juta. Rp 40 juta-nya untuk beli alat persalinan lengkap dan Rp 20 juta kami gunakan untuk fasilitas Poskesdes lainnya,” ungkapnya, saat di konfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat 16 November 2018

Belum lagi kata pria berkulit putih itu, berdasaran aturan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bombana biaya persalinan yang ditanggung oleh Jaminan Kesehatan atau BPJS harus mempunyai surat pengantar dari Puskesmas setempat. Sementara untuk menuju Puskesmasyang berada di Desa Tedubara  jarak yang ditempuh  sangat jauh ditambah lagi medan yang sangat jelek.

“Kalau kita mengacu pada regulasi, tentunya warga saya akan sangat kesulitan. Karena selain jaraknya yang cukup jauh, medannya juga sangat jelek. Oleh karena itu kami meminta pertimbangan kepada Dinkes. Solusinya desa kami harus ada Poskesdes yang harus ditunjang dengan peralatan bersalin yang lengkap. Tentu ini sangat membantu masyarakat terutama bagi ibu bersalin,” jelasnya.

Solusi tersebutpun tak mau disiasiakan Sudirman bersama masyarakatnya. Dengan kesepakatan bersama, Pemdes Mapila langsung melakukan pembenahan pada Poskesdes, agar peristiwa yang dialami Desa tetangganya tidak terjadi di wilayahnya.

“Jangan sampai kematian bayi terulang lagi. Untuk itu dengan adanya peralatan dan fasilitas kesehatan yang memadai di Poskesdes, kami tidak perlu lagi jauh-jauh lagi ke Puskesmas. Dan ini bisa menjadi solusi bagi kami masyarakat terpencil yang jauh dari pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Laporan: Aidil

Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.