BannerDepan

Wabendum PB HMI Ungkap Dugaan Pelanggaran Kehutanan CV UBP

Kendari, Sultrapost.ID – Wakil Bendahara Umum (Wabendum) bidang Pembangunan Energi Migas dan Minerba (PEMM) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam  (HMI), Sulkarnain kembali membeberkan dugaan pelanggaran baru CV Unaha Bakti Persada (UBP).

Sulkarnain mengatakan, selain dugaan pelanggaran administrasi, perusahaan tambang yang tengah beroperasi di Blok Morombo, Kabupaten Konawe Utara (Konut) itu di duga telah melakukan kejahatan kehutanan sebelum terbitnya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) miliknya.

“Dengan beberapa metode tracking kami menemukan dugaan pelanggaran baru pada sejumlah aktivitas bukaan kawasan hutan produksi. Sebelum UBP mengantongi IPPKH pada tahun 2020 telah ada bukaan pada tahun 2018 kurang lebih 68 Ha,” ungkapnya, Selasa 6 Juni 2023.

Lanjut mantan Ketua HMI Cabang Kendari ini, bahkan setelah terbitnya IPPKH dengan luas Penetapan Area Kerja (PAK) 63 Ha, CV UBP di duga masih melakukan bukaan di kawasan hutan di luar dari PAK miliknya.

“Terkesan ada pembiaran dari Kementerian LHK ini. Mestinya melalui KPH Laiwoi Utara melaporkan hal tersebut ke Gakkum LHK agar dilakukan penindakan, namun faktanya itu tidak terjadi,” ucapnya.

Untuk itu dirinya mengaku akan melaporkan resmi CV UBP serta KPH Laiwoi Utara ke Kementerian LHK karena  melakukan pembiaran.

“Kami akan laporkan ini ke Kementrian LHK dan laporkan KPH Laiwoi Utara karena luput dari pengawasannya,” tutupnya.

Laporan : Aidil

Anda mungkin juga berminat
Tulis Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.